Bupati Batu Bara dan Forkopimda Panen Cabai Merah di Lubuk Cuik, Dorong Desa Jadi Sentra Pertanian

Bupati Batu Bara dan Forkopimda Panen Cabai Merah di Lubuk Cuik, Dorong Desa Jadi Sentra Pertanian

BATU BARA – jelasnew.com
Suasana lahan demplot di Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, tampak semarak pada Selasa (19/8/2025). Pemerintah Kabupaten Batu Bara bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar panen cabai merah sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia didampingi Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf. Edy Syahputra, Wakil Ketua DPRD, Kajari Batu Bara, serta perwakilan sejumlah instansi dan lembaga keuangan.

Menurut Bupati Baharuddin, panen cabai merah di Lubuk Cuik ini diharapkan bisa menjadi contoh sekaligus motivasi bagi masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.
“Kalau produktivitas cabai dapat terus ditingkatkan, Desa Lubuk Cuik berpotensi menjadi salah satu lumbung ekonomi pedesaan yang bisa diandalkan Kabupaten Batu Bara,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Kadis Pertanian dan Perkebunan, Susilistiawati Ritonga. Ia menilai keberhasilan panen perdana ini tidak terlepas dari sinergi antara petani, penyuluh, dan dukungan pemerintah daerah. “Kami berharap capaian ini mendorong semua pihak untuk berkolaborasi lebih kuat, sehingga kesejahteraan petani bisa terus meningkat,” jelasnya.

Selain memperkuat ketersediaan pangan lokal, panen bersama ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada impor sekaligus membuka ruang peningkatan pendapatan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bank Sumut turut dilibatkan untuk memberikan akses permodalan bagi para petani.

Acara panen cabai merah ini juga dihadiri sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Kadis Koperasi dan UKM, Kadisnaker Perindag, Kadis Perhubungan, Plt. Kadis PUTR, Kabag Ekbang, Camat Lima Puluh Pesisir, serta kelompok tani setempat.

(wellas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *