HUT ke-80 RI, Warga Tanjung Mulia Gelar Pesta Rakyat: Simbol Persatuan Lawan Mafia Tanah
MEDAN – jelasnews.com
Suasana meriah mewarnai peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Senin (18/08/2025). Warga dari tiga lingkungan, yakni Lingkungan 16, 17, dan 20, bersatu menggelar pesta rakyat penuh kebersamaan sebagai simbol semangat persatuan.
Perayaan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Tanjung Mulia yang sebelumnya sempat menjadi sorotan nasional. Pasalnya, perjuangan ribuan warga yang menolak eksekusi lahan seluas 17 hektare pernah memicu aksi demonstrasi besar hingga menimbulkan tragedi berdarah. Warga menyebut peristiwa tersebut sebagai bentuk “penjajahan gaya baru” yang dilakukan mafia tanah dengan cara merampas hak rakyat.
Melalui pesta rakyat kali ini, warga ingin menunjukkan bahwa mereka tetap solid, kompak, dan pantang menyerah dalam mempertahankan hak mereka. Ketua Badal Kandank Sumatera Utara, Ari Totarri, menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya sebatas seremonial, tetapi juga wujud nyata perjuangan rakyat untuk tetap merdeka dari penindasan.
“Negara kita sedang tidak baik-baik saja. Peristiwa di Tanjung Mulia menjadi bukti bahwa rakyat masih harus berjuang mempertahankan tanah air dari upaya perampasan. Kami tidak akan pernah menyerah, kami akan lawan, dan kami pasti merdeka,” tegas Ari Totarri.
Acara semakin semarak dengan berbagai perlombaan khas 17 Agustusan. Antusiasme warga terlihat saat mereka saling bahu-membahu dalam lomba-lomba penuh kekompakan. Puncaknya, tiga batang panjat pinang dengan hadiah puluhan juta rupiah menjadi simbol perjuangan bersama sekaligus penutup pesta rakyat tahun ini.
(boim)







