Jembatan Bailey Teupin Mane Selesai Dibangun, Aktivitas Warga Kembali Pulih
Bireuen — jelasnews.com
Jembatan Teupin Mane di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, yang sebelumnya roboh akibat banjir bandang pada 26 November 2025, kini telah selesai dibangun. Jembatan darurat jenis bailey tersebut rampung pada Minggu sore (14/12/2025) dan disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Keberadaan jembatan ini sangat vital karena menjadi penghubung utama antara Desa Beunyot dan Desa Teupin Mane. Selama jembatan terputus, aktivitas warga mengalami gangguan signifikan, mulai dari mobilitas sehari-hari, akses pendidikan dan layanan kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian serta kebutuhan pokok.
Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah segera mengambil langkah cepat dengan membangun jembatan bailey sebagai solusi sementara untuk memulihkan konektivitas wilayah. Pembangunan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan dukungan prajurit Yonzipur 16/Dhika Anoraga, Kodam Iskandar Muda.
Dengan peralatan khusus dan keahlian konstruksi darurat, personel TNI bekerja secara intensif dan terkoordinasi meskipun menghadapi tantangan medan pascabencana. Jembatan bailey Teupin Mane ini dirancang mampu menahan beban hingga sekitar 40 ton, sehingga dapat dilalui kendaraan dan alat berat.
Selain memulihkan aktivitas masyarakat, jembatan tersebut juga menjadi jalur utama mobilisasi material untuk pembangunan dan perbaikan jembatan lain yang menghubungkan wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah. Rampungnya jembatan ini memungkinkan prajurit Yonzipur 16/Dhika Anoraga melanjutkan tugas penanganan infrastruktur terdampak banjir di lokasi lain.
Sejumlah jembatan yang masih memerlukan penanganan lanjutan di antaranya Jembatan Alue Kulus, Weihni Enang-enang, Weihni Rongka, Timang Gajah, Weihni Lampahan, serta Jembatan Jamur Ujung. Seluruh jembatan tersebut berada di jalur strategis penghubung Kabupaten Bireuen dengan Bener Meriah, Aceh Tengah, hingga Gayo Lues.
(hendra)







