Pujaketarub Tebar Al-Qur’an dan Iqra untuk Anak Usia Dini, Wujud Kepedulian terhadap Krisis Akhlak Generasi Bangsa

Pujaketarub Tebar Al-Qur’an dan Iqra untuk Anak Usia Dini, Wujud Kepedulian terhadap Krisis Akhlak Generasi Bangsa

MEDAN – jelasnews.com
Dalam rangka mendukung gerakan pemulihan krisis akhlak yang kian mengkhawatirkan di kalangan anak usia dini, Paguyuban Jawa Keturunan Nusantara Bersatu (Pujaketarub) kembali menjalankan aksi sosial bertajuk Gerakan Sedekah Jum’at, Jumat malam (2/8/2025), di Rumah Mengaji Tradisional Ikhwan, Gang Plamboyan, Jalan Suasa, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

Ketua Umum Pujaketarub Nasional, Hermawan, SH, MH, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama istrinya Nina Hermawan, S.S dan putra bungsunya, menyerahkan puluhan mushaf Al-Qur’an dan buku Iqra kepada para santri dan guru mengaji sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan keimanan anak-anak di lingkungan rumah tahfidz non-formal.

“Memberikan Al-Qur’an dan Iqra kepada anak-anak bukan sekadar amal, tapi sebuah langkah nyata menyelamatkan akhlak mereka dari pengaruh buruk zaman. Rumah mengaji seperti ini harus mendapat perhatian khusus dari kita semua,” ujar Hermawan dalam sambutannya.

Menurutnya, di tengah krisis moral yang melanda generasi muda, aksi sederhana seperti berbagi perlengkapan mengaji bisa menjadi bekal penting dalam membentuk karakter anak yang berakhlak dan religius.

“Kita tidak perlu menunggu jadi orang kaya untuk bersedekah. Sedikit rezeki yang diberikan dengan niat tulus bisa berdampak besar bagi masa depan anak-anak di sekitar kita,” tambahnya.

Hermawan juga menegaskan bahwa aksi ini murni panggilan sosial, bukan pencitraan. “Jangan anggap sedekah ini untuk mencari pujian. Kita berbuat karena kita peduli, karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” ungkapnya.

Puluhan Iqra dan mushaf Al-Qur’an yang dibagikan malam itu menjadi simbol kepedulian dan ajakan kepada masyarakat untuk ikut terlibat dalam mendukung pendidikan spiritual anak sejak dini.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sorotan media sebagai upaya konkret memperkuat nilai keimanan dan membentengi anak-anak dari arus degradasi moral. Pujaketarub berharap, langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk ikut ambil bagian dalam membina akhlak generasi penerus bangsa.
(wellas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *