DPRD Batu Bara Minta PDAM Tirta Tanjung Benahi Manajemen dan Tingkatkan Pelayanan
Batu Bara – jelasnews.com
DPRD Kabupaten Batu Bara menyoroti berbagai persoalan yang tengah dihadapi PDAM Tirta Tanjung yang dinilai belum mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat pelanggan air bersih.
Ketua Komisi IV DPRD Batu Bara, Sarianto Damanik, meminta jajaran direksi PDAM segera melakukan pembenahan internal agar kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan.
Menurutnya, langkah perbaikan manajemen sangat penting dilakukan, termasuk menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Batu Bara terkait kebutuhan anggaran perusahaan daerah tersebut.
“Kami meminta pihak direksi segera membenahi manajemen PDAM supaya pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lebih baik. Jika memang membutuhkan dukungan anggaran, silakan diajukan kepada Pemkab Batu Bara,” ujar Sarianto Damanik, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, masukan tersebut telah disampaikan langsung kepada Plt Direktur PDAM Tirta Tanjung, Zulkarnain Ahmad, saat rapat dengar pendapat (RDP) beberapa waktu lalu.
Dalam RDP yang difasilitasi Gerakan Mahasiswa Pemuda Indonesia (Gemapi), sejumlah persoalan pelayanan air bersih disampaikan, khususnya terkait distribusi air yang kerap tersendat ke rumah-rumah pelanggan.
Kondisi itu disebut dipengaruhi lemahnya pengelolaan manajemen perusahaan.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Plt Direktur PDAM Tirta Tanjung, Zulkarnain Ahmad, mengungkapkan kondisi keuangan perusahaan saat ini sedang mengalami kesulitan.
Ia menjelaskan, pendapatan dari pembayaran pelanggan belum mampu menutupi biaya operasional perusahaan, termasuk tagihan listrik kepada PLN.
Akibat tunggakan tersebut, sambungnya, aliran listrik ke instalasi PDAM sempat dihentikan sehingga distribusi air bersih kepada pelanggan ikut terganggu.
“Pendapatan dari pelanggan belum cukup untuk menutup biaya operasional, termasuk pembayaran listrik PLN. Karena itu distribusi air sempat terhenti. Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat,” kata Zulkarnain.
Selain persoalan pembayaran listrik, PDAM Tirta Tanjung juga disebut menghadapi kendala dalam pembayaran gaji pegawai serta perbaikan jaringan distribusi air yang kerap mengalami kerusakan.
(wellas)







