BATU BARA – jelasnews.com
Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumatera Utara segera menormalisasi Sungai Kubah Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, guna mengantisipasi banjir yang mengancam tiga desa akibat rencana pengalihan aliran Sungai Dalu-Dalu.
Camat Lima Puluh Pesisir, Sabri, mengatakan kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat pembahasan pembangunan bendung pengelak (cofferdam) Sungai Dalu-Dalu, Selasa (3/11/2026).
Pengalihan aliran sungai diperlukan untuk mendukung pembangunan Bendungan Cinta Maju di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih. Namun, rencana itu dikhawatirkan meningkatkan debit Sungai Gambus dan menyebabkan banjir di Desa Gambus Laut, Perupuk, serta Lubuk Cuik.
Sebagai langkah antisipasi, PSDA Sumut bersama pihak pelaksana proyek, PT Razasa Karya, menyepakati normalisasi Sungai Kubah Gambus Laut harus diselesaikan sebelum aliran Sungai Dalu-Dalu ditutup.
“Penutupan aliran Sungai Dalu-Dalu baru dilakukan setelah normalisasi Sungai Kubah Gambus Laut selesai,” ujar Sabri.
Kekhawatiran warga didasari pengalaman sekitar dua bulan lalu. Saat itu, penutupan aliran Sungai Dalu-Dalu tanpa koordinasi dengan pemerintah setempat menyebabkan Sungai Gambus meluap hingga merendam ratusan rumah dan ratusan hektare lahan pertanian.
Akibat kejadian tersebut, warga Gambus Laut nekat membuka bendungan penutup aliran sungai. Dampaknya, pekerjaan pembangunan terhenti dan sejumlah material konstruksi hanyut terbawa arus.
Meski normalisasi telah disepakati, masyarakat berharap pengerjaannya segera direalisasikan dan mampu mencegah banjir, terlebih saat ini curah hujan cukup tinggi.
(wellas)







