Rencana Lokasi Koperasi Merah Putih di Lima Puluh Kota Jadi Sorotan, Warga Nilai Kurang Representatif
Batu Bara – jelasnews.com
Rencana pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, mendapat perhatian dari sejumlah warga. Mereka menilai lokasi yang dipilih belum cukup strategis karena dinilai kurang mudah dijangkau masyarakat.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, lokasi yang direncanakan berada di bekas bangunan SD Inpres Lingkungan II, Kelurahan Lima Puluh Kota, yang letaknya berdampingan dengan Kantor Polsek Lima Puluh yang baru.
Beberapa warga mengungkapkan bahwa lokasi tersebut berada cukup jauh dari kawasan permukiman. Selain itu, akses menuju area itu dinilai masih minim penerangan dan berada di sekitar kawasan perkebunan yang belum banyak dihuni penduduk.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya berharap pemerintah dapat meninjau kembali rencana penetapan lokasi tersebut. Menurutnya, keberadaan koperasi akan lebih optimal apabila dibangun di tempat yang mudah diakses oleh masyarakat sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Ia juga menilai masih terdapat sejumlah alternatif lokasi yang lebih representatif, seperti kawasan perkantoran pemerintah yang memiliki lahan kosong dan berada lebih dekat dengan pusat aktivitas masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Lurah Lima Puluh Kota, Roby Gunawan Wibisono, S.STP., membenarkan bahwa bekas bangunan SD Inpres di Lingkungan II memang menjadi salah satu lokasi yang direncanakan untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Roby mengakui lokasi tersebut memiliki beberapa kendala, di antaranya jaraknya yang cukup jauh dari permukiman warga serta posisinya yang bersebelahan dengan Kantor Polsek Lima Puluh yang baru.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Kabupaten Batu Bara terkait pertimbangan pemilihan lokasi tersebut maupun kemungkinan dilakukan perubahan setelah melalui kajian lebih lanjut dan mempertimbangkan masukan dari masyarakat.
Sebagai informasi, bangunan bekas SD Inpres di Lingkungan II telah lama tidak difungsikan setelah para siswanya dipindahkan ke sejumlah sekolah dasar negeri lainnya di Kecamatan Lima Puluh, sehingga bangunan tersebut kini dalam kondisi kosong.







