BATU BARA – jelasnews.com
Masyarakat Desa Mangkai Baru, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, diimbau turut berperan aktif mengawasi proses perbaikan jalan utama desa yang saat ini mulai dikerjakan.
Partisipasi warga dalam pengawasan dinilai penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, menggunakan material berkualitas, serta tidak dikerjakan secara asal-asalan.
Sebelumnya, kondisi jalan utama Desa Mangkai Baru mengalami kerusakan cukup parah. Berdasarkan pantauan di lapangan beberapa waktu lalu, kerusakan ditemukan hampir di sepanjang 300 meter badan jalan. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi membahayakan para pengguna jalan.
Setelah cukup lama menantikan perbaikan, masyarakat kini menyambut baik dimulainya pengerjaan jalan tersebut. Namun, warga berharap pembangunan kali ini benar-benar memperhatikan kualitas agar hasilnya dapat bertahan lama dan tidak kembali rusak dalam waktu singkat.
“Jangan sampai jalan ini baru sebulan diperbaiki, sudah rusak lagi. Karena itu masyarakat harus ikut mengawasi, jangan hanya pasrah,” ujar Adi (55), warga Desa Mangkai Baru, Sabtu (7/11/2026).
Warga Dapat Melakukan Pengawasan Secara Langsung
Pengawasan terhadap pekerjaan infrastruktur desa bukan hanya menjadi tanggung jawab perangkat desa maupun pihak terkait. Masyarakat juga dapat ikut memantau proses pengerjaan melalui beberapa langkah sederhana.
Pertama, warga dapat mendokumentasikan setiap tahapan pekerjaan, mulai dari penggalian, penimbunan, pemadatan hingga pengaspalan atau pengecoran. Dokumentasi berupa foto dan video sebaiknya dilengkapi tanggal serta waktu pengambilan.
Kedua, memperhatikan material yang digunakan, seperti batu, pasir, semen maupun aspal. Apabila ditemukan bahan yang diduga tidak sesuai standar atau kualitasnya diragukan, masyarakat dapat meminta penjelasan kepada pihak pelaksana.
Ketiga, memantau ketebalan dan tingkat kepadatan badan jalan serta keberadaan saluran drainase. Sistem pembuangan air yang baik sangat diperlukan untuk mencegah genangan yang dapat mempercepat kerusakan jalan.
Keempat, apabila ditemukan indikasi penyimpangan atau kejanggalan dalam pengerjaan, warga dapat menyampaikan laporan secara berjenjang mulai dari kepala dusun, kepala desa, Camat Lima Puluh hingga Dinas PUTR Kabupaten Batu Bara. Bukti pendukung berupa foto dan video dapat disertakan agar laporan lebih mudah ditindaklanjuti.
Warga berharap pengawasan secara bersama-sama dapat memastikan perbaikan jalan Desa Mangkai Baru menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, mulus dan tahan lama.
Jalan tersebut merupakan akses penting bagi berbagai aktivitas masyarakat, termasuk anak-anak yang bersekolah, petani, pedagang serta warga lainnya.
“Jalan ini adalah jalan kita semua. Kalau kita diam saja, yang rugi kita juga. Kalau kita awasi bersama, insya Allah hasilnya bagus,” pungkasnya Adi mengakhiri.
(Sup)







