Pelantikan Massal DPD Pujaketarub Kota Medan Berlangsung Meriah
Medan – jelasnews.com
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Jawa Keturunan Nusantara Bersatu (Pujaketarub) Kota Medan sukses menggelar pelantikan massal kepengurusan bersama delapan Pimpinan Anak Cabang (PAC), dua Srikandi, dan satu Ranting, Senin (29/9/2025).
Acara yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Asrama Haji Medan ini diawali dengan pertunjukan kesenian tradisional Jawa, seperti kuda lumping dan Reog Ponorogo. Prosesi tersebut turut mengiringi kedatangan Ketua Umum DPP Pujaketarub Nasional, Hermawan, SH, MH, yang hadir langsung untuk melantik para kader.
Dalam sambutannya, Hermawan menyampaikan pesan dari Pembina Utama Pujaketarub, Ganjar Pranowo, agar seluruh anggota tetap menjaga kekompakan atau dalam istilah Jawa disebut guyub. Menurutnya, makna yel-yel “Siapa Kita? Pujaketarub!” menegaskan bahwa organisasi ini adalah wadah kebinekaan yang menyatukan anak bangsa dari beragam latar belakang suku.
“Karena adanya modernisasi dan banyaknya pernikahan lintas suku di Indonesia, kini lahir generasi yang merupakan perpaduan Jawa-Batak, Jawa-Minang, Jawa-Bugis, dan lainnya. Mereka semua bisa berhimpun dalam Pujaketarub,” tegas Hermawan.
Ia juga berpesan agar organisasi ini dapat bersinergi dengan pemerintah daerah serta memberi kontribusi positif sebagai putra-putri bangsa. “Hari ini saya melantik kepengurusan Pujaketarub Kota Medan. Ke depan, saya akan melantik kepengurusan di seluruh wilayah dan provinsi Indonesia,” tambahnya.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh daerah, di antaranya Kapolsek Delitua Kompol SP Simpubolon, SH, perwakilan Kodim melalui Danramil Kapten Sugito, serta perwakilan Wali Kota Medan dari Kepala Kesbangpol. Hadir pula tokoh masyarakat lintas suku yang ikut menyaksikan prosesi pelantikan.
Momentum pelantikan ditandai dengan penyerahan pataka kepada Yusfin Nizar, ST selaku Ketua DPD Pujaketarub Kota Medan, bersama delapan PAC, dua Srikandi, dan satu Ranting. Dengan demikian, kehadiran Pujaketarub di Kota Medan resmi berdiri sebagai wadah pemersatu lintas suku demi memperkuat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
(boim)







