Safari Ramadan 1447 H, Bupati Batu Bara Kunjungi dan Salurkan Bantuan kepada Muslim Minoritas di Samosir

Safari Ramadan 1447 H, Bupati Batu Bara Kunjungi dan Salurkan Bantuan kepada Muslim Minoritas di Samosir

Samosir – jelasnews.com

Dalam rangka mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat toleransi di tengah keberagaman, Bupati Baharuddin Siagian bersama Wakil Bupati Syafrizal melaksanakan kegiatan Titian Muhibah Safari Ramadan 1447 Hijriah bersama DPW Persatuan Batak Islam Sumatera Utara dengan mengunjungi masyarakat muslim yang berada di wilayah minoritas di Kabupaten Samosir, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan Safari Ramadan tersebut diawali di Masjid Al-Ikhwan, Desa Janji Martahan, kemudian dilanjutkan ke Masjid Al-Mubarok di Desa Bukit Holbung, Kecamatan Harian.

Rombongan Pemerintah Kabupaten Batu Bara yang terdiri dari Plh. Sekretaris Daerah, para asisten, kepala OPD, kepala bagian, camat, Ketua KNPI, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat menempuh perjalanan sekitar empat jam dari Kabupaten Batu Bara sebelum tiba di lokasi dan disambut hangat oleh masyarakat setempat.

Kunjungan ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilakukan oleh Bupati Batu Bara selaku Ketua DPW Persatuan Batak Islam Sumatera Utara sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat muslim yang hidup sebagai minoritas, khususnya di Desa Janji Martahan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Batu Bara menyerahkan bantuan untuk masjid serta paket sembako bagi masyarakat. Rangkaian acara juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Latif, dilanjutkan dengan buka puasa bersama, salat Maghrib, serta salat Tarawih berjamaah.

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin mengungkapkan rasa bahagianya dapat kembali bersilaturahmi dengan masyarakat muslim di daerah tersebut.

Ia menyebutkan bahwa kunjungan ini merupakan yang kelima kalinya dilakukan, dan setiap perjalanan selalu memberikan kebahagiaan karena dapat bertemu langsung dengan saudara-saudara muslim di wilayah tersebut sekaligus memperkuat nilai toleransi antarumat beragama di Samosir.

Menurutnya, kegiatan Titian Muhibah memiliki makna penting, tidak hanya sebagai bagian dari ibadah di bulan suci Ramadan, tetapi juga sebagai momentum mempererat persatuan, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.

Bupati Batu Bara berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar hubungan persaudaraan antarumat tetap terjaga, nilai-nilai keislaman semakin kuat, serta semangat kebersamaan dalam kehidupan masyarakat yang beragam dapat terus tumbuh.

Dengan semangat toleransi yang tinggi, diharapkan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya masing-masing tanpa mengganggu pihak lain, sehingga tercipta kehidupan yang damai, harmonis, dan penuh kebersamaan.
(wellas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *