ACEH SELATAN – jelasnews.com, Progres pembangunan Jembatan Aramco di titik Ketapang III, Kabupaten Aceh Selatan, kini telah mencapai sekitar 95 persen. Satuan Tugas (Satgas) TNI AD terus mengebut penyelesaian tahap akhir agar jembatan tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat. Kegiatan pengerjaan berlangsung pada Minggu (26/04/2026).
Pada tahap finishing ini, personel TNI bersama warga setempat bergotong royong menyelesaikan berbagai pekerjaan, seperti penyempurnaan oprit, perapian badan jalan, serta penguatan sisi kanan dan kiri jembatan.
Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan konstruksi jembatan aman, nyaman dilalui, dan memiliki ketahanan jangka panjang.
Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan terlihat cukup signifikan. Semangat kebersamaan antara TNI dan warga tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga mencerminkan sinergi yang kuat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.
Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D. N. Lubis, S.Sos, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja sama yang solid antara Satgas TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Progres pembangunan Jembatan Aramco di Ketapang III saat ini telah mencapai sekitar 95 persen. Kami fokus menyelesaikan tahap akhir agar jembatan segera bisa digunakan,” ujarnya.
Ia menegaskan, percepatan pembangunan menjadi prioritas karena jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai akses utama masyarakat dalam menunjang aktivitas sosial dan ekonomi.
Selain itu, pembangunan Jembatan Aramco di titik Ketapang II juga menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dengan capaian sekitar 93 persen. Untuk mempercepat penyelesaian di kedua lokasi, Personel Satgas dibagi sesuai tugas masing-masing sehingga pekerjaan dapat berjalan lebih efektif.
Menurutnya, kontribusi masyarakat yang memiliki keahlian di bidang konstruksi turut membantu meningkatkan kualitas serta mempercepat proses pembangunan.
Dengan progres yang hampir rampung, diharapkan Jembatan Aramco di kedua titik tersebut segera dapat difungsikan, sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan aktivitas perekonomian kembali meningkat.
Keberhasilan ini juga diharapkan menjadi langkah awal bagi pembangunan jembatan Aramco di titik lainnya di Aceh Selatan.(hendra)







