Diduga Ada Peredaran Narkoba dan Intimidasi Pedagang di Kawasan Chong Api Tebing Tinggi, Warga Minta Aparat Bertindak

Foto: Suasana kawasan Chong Api di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Tebing Tinggi, yang disebut warga sebagai lokasi dugaan aktivitas peredaran narkotika dan adanya intimidasi terhadap pedagang kecil. Dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan aparat penegak hukum.
Foto: Foto: Suasana kawasan Chong Api di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Tebing Tinggi, yang disebut warga sebagai lokasi dugaan aktivitas peredaran narkotika dan adanya intimidasi terhadap pedagang kecil. Dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan aparat penegak hukum. (Ilustrasi)

Tebing Tinggi, jelasnews.com – Di tengah gencarnya upaya pemberantasan peredaran narkotika yang dilakukan Satresnarkoba Polres Tebing Tinggi dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tebing Tinggi, muncul dugaan aktivitas peredaran narkoba di kawasan Chong Api, tepatnya di sepanjang Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Tebing Tinggi, Rabu (8/7/2026).

Sejumlah warga menyebut kawasan yang setiap hari dipadati pedagang dan masyarakat itu diduga kerap dijadikan lokasi transaksi narkotika jenis sabu. Selain itu, muncul pula dugaan adanya tindakan intimidasi terhadap pedagang kecil yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku mendengar adanya dugaan keterlibatan seseorang berinisial DP dalam aktivitas tersebut. Warga juga menyampaikan dugaan bahwa yang bersangkutan memiliki keterkaitan dengan aparat penegak hukum. Namun hingga berita ini diterbitkan, informasi tersebut belum dapat diverifikasi dan belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang.

Salah satu pedagang yang mengaku menjadi korban intimidasi adalah AN (54), seorang ibu rumah tangga yang berjualan mi hun keliling. Ia mengaku beberapa kali mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat melintas di kawasan tersebut.

“Saya sering dihadang, dimaki, dituduh sebagai mata-mata polisi, bahkan diancam agar tidak berjualan lagi di sana. Akibatnya dagangan saya sering tidak laku dan pendapatan keluarga menurun,” ujar AN.

Keterangan senada juga disampaikan warga sekitar yang enggan disebutkan namanya. Mereka mengaku sering melihat aktivitas yang dianggap mencurigakan, terutama pada malam hari. Meski demikian, mereka memilih tidak melapor karena mengaku khawatir akan keselamatan diri dan keluarganya.

“Kami pernah melihat aktivitas yang mencurigakan, tetapi takut untuk berbicara. Kami berharap aparat dapat menyelidiki dugaan tersebut secara menyeluruh,” ujar salah seorang warga.

Hingga saat ini belum diketahui adanya laporan resmi yang masuk kepada pihak kepolisian terkait dugaan peredaran narkoba maupun intimidasi terhadap pedagang di kawasan tersebut.

Masyarakat berharap Polres Tebing Tinggi bersama BNNK Tebing Tinggi dapat melakukan penyelidikan secara profesional guna memastikan kebenaran informasi yang beredar. Warga juga berharap apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, aparat dapat mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebutkan dalam pemberitaan belum memberikan tanggapan atau klarifikasi. Redaksi membuka ruang hak jawab kepada pihak-pihak terkait sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(Red/Ktn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *