Bupati Batu Bara Bagikan 100 Life Jacket kepada Nelayan, Ingatkan Utamakan Keselamatan

BATU BARA – jelasnews.com

Pemerintah Kabupaten Batu Bara terus mendorong peningkatan keselamatan para nelayan saat beraktivitas di laut. Hal itu disampaikan Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., saat menghadiri kegiatan Laskar Melayu Batu Bara Berbagi Life Jacket untuk Nelayan Batu Bara di Pelabuhan Tanjung Tiram, Kecamatan Tanjung Tiram, Kamis (24/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 life jacket diserahkan kepada nelayan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan mereka saat mencari nafkah di laut. Selain bantuan alat keselamatan, kegiatan juga dirangkai dengan pembagian paket sembako kepada anak yatim.

Bupati Baharuddin mengatakan, pekerjaan sebagai nelayan memiliki risiko keselamatan yang cukup tinggi sehingga penggunaan perlengkapan keselamatan harus menjadi perhatian utama.

“Pemerintah Kabupaten Batu Bara sangat menyadari bahwa profesi nelayan memiliki risiko keselamatan yang sangat tinggi. Oleh karena itu, aspek keselamatan merupakan hal mutlak yang tidak boleh diabaikan,” katanya.

Menurut Baharuddin, life jacket bukan sekadar perlengkapan tambahan, tetapi merupakan salah satu alat pelindung diri yang dapat membantu nelayan menghadapi kondisi darurat ketika berada di laut.

Ia juga mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut, memeriksa kelayakan peralatan, serta tidak memaksakan diri apabila kondisi laut dinilai membahayakan.

“Keselamatan itu adalah hal yang paling penting dan paling utama,” tegasnya.

Selain mengingatkan tentang keselamatan di laut, Bupati Baharuddin turut mengajak para nelayan menjauhi penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, narkoba dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan, kehidupan keluarga, masa depan, hingga aktivitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ekonomi.

“Mari bersama-sama kita wujudkan nelayan Kabupaten Batu Bara yang sehat, produktif, dan bebas dari narkoba demi mewujudkan Batu Bara Bahagia,” ajaknya.

Sementara itu, Pembina Laskar Melayu Batu Bara Riansyah Putra Efendi Tanjung, S.H., bergelar Dato’ Laksamana Setia Diraja, mengatakan keberadaan Laskar Melayu di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pelestarian adat dan budaya.

Menurutnya, organisasi tersebut juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan manfaat dan ikut berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Laskar Melayu bukan hanya berbicara tentang adat dan budaya. Laskar Melayu hadir di tengah masyarakat, mampu memberi manfaat, dan harus mampu menjadi bagian dari solusi,” ujarnya.

Riansyah juga mengingatkan nelayan agar tidak mengabaikan keselamatan selama berada di laut. Penggunaan alat keselamatan serta memperhatikan kondisi cuaca, kata dia, merupakan hal yang perlu menjadi kebiasaan sebelum melaut.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Laskar Melayu Batu Bara Abdul Kholid Zailani bergelar Dato’ Panglima Askar Diraja bersama jajaran pengurus, sejumlah kepala OPD Pemkab Batu Bara, pimpinan perusahaan, para camat, unsur TNI/Polri dan kemaritiman, DPD KNPI, Karang Taruna, LAM BB, Pemuda Pancasila serta undangan lainnya.

Bupati Baharuddin dalam kegiatan itu turut didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Porabudpar, Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, Plt. Kepala BPBD Kabupaten Batu Bara.

(wellas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *