BATU BARA – jelasnews.com
Polres Batu Bara mengamankan dua orang terduga pelaku penyalahgunaan narkotika dalam pelaksanaan Operasi Sarang Narkoba (OSN) yang digelar berdasarkan laporan masyarakat melalui Hotline Kapolda Sumatera Utara, Sabtu (7/11/2026).
Operasi dalam rangka Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) tersebut berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB di Lingkungan II, Gang Krakatau/Kramat, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.
Sebelum melakukan penindakan, personel gabungan terlebih dahulu mengikuti apel dan arahan yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Batu Bara, AKP Arifin Purba, S.H., M.H.
Dalam operasi tersebut, petugas gabungan Polres Batu Bara bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batu Bara mengamankan dua pria berinisial SS (24), warga Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, dan MS (49), warga Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.
Dari hasil penggeledahan terhadap SS, petugas menemukan narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,41 gram serta sejumlah perlengkapan yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika.
Sementara dari MS, petugas menyita kaca pirek berisi lekatan sabu dengan berat bruto 1,03 gram, satu alat isap sabu, satu plastik klip bekas tempat sabu, serta satu buah mancis.
Operasi pemberantasan narkoba tersebut melibatkan Kasat Resnarkoba AKP Arifin Purba, S.H., M.H., Kasat Samapta IPTU Suganda Leonard Naibaho, S.H., personel Satresnarkoba, Sat Samapta, Sat Intelkam Polres Batu Bara, serta personel BNNK Batu Bara.
Pelaksanaan OSN ini menjadi bagian dari komitmen Polres Batu Bara dalam merespons setiap informasi masyarakat, khususnya laporan yang disampaikan melalui Hotline Kapolda Sumut, sekaligus mempersempit ruang gerak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Polres Batu Bara juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif membantu pemberantasan narkoba dengan melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.







