BATU BARA – jelasnews.com
Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Batu Bara melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) terus mengintensifkan upaya deteksi dini terhadap penyakit menular berbasis lingkungan.
Salah satunya dilakukan melalui kegiatan pengambilan sampel dan preparasi pemeriksaan malaria, hanta virus, serta penyakit tular rodent di wilayah kerja UPT Puskesmas Tanjung Tiram.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama tim dari Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Medan sebagai bagian dari penguatan sistem surveilans penyakit menular di Kabupaten Batu Bara.
Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan melakukan pengambilan sampel langsung di lapangan. Sampel yang terkumpul kemudian diproses melalui tahap preparasi sebelum dikirim untuk menjalani pemeriksaan laboratorium, sehingga hasil yang diperoleh dapat menjadi dasar pemetaan kondisi kesehatan masyarakat secara akurat.
Surveilans ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mendeteksi lebih awal potensi penyebaran penyakit yang dipengaruhi faktor lingkungan.
Selain malaria, penyakit yang ditularkan melalui rodent seperti hanta virus juga menjadi perhatian karena berhubungan erat dengan kondisi sanitasi lingkungan dan keberadaan tikus sebagai vektor penular.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Batu Bara berharap dapat memperkuat sistem kewaspadaan dini sekaligus mendukung upaya pengendalian penyakit menular secara lebih efektif.
Hasil pemeriksaan nantinya diharapkan menjadi acuan dalam menentukan langkah pencegahan dan intervensi kesehatan di wilayah yang berisiko.
Pemerintah Kabupaten Batu Bara juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah dengan baik, serta mengurangi tempat yang berpotensi menjadi sarang tikus guna meminimalkan risiko penularan penyakit berbasis lingkungan.
Dengan kolaborasi antara petugas kesehatan dan masyarakat, upaya menjaga kesehatan lingkungan diharapkan semakin optimal.
(wellas)







