GEMBARA dan Warga Dusun XIII Desa Perupuk Demo Dinas Sosial Batu Bara, Tuntut Pendataan Ulang Penerima Bansos

GEMBARA dan Warga Dusun XIII Desa Perupuk Demo Dinas Sosial Batu Bara, Tuntut Pendataan Ulang Penerima Bansos
Foto: GEMBARA dan Warga Dusun XIII Desa Perupuk Demo Dinas Sosial Batu Bara, Tuntut Pendataan Ulang Penerima Bansos

Batu Bara – jelasnews.com, Gerakan Masyarakat Batu Bara (GEMBARA) bersama Aliansi Masyarakat Peduli Sosial Kabupaten Batu Bara menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara, Selasa (7/7/2026). Massa menuntut pemerintah segera melakukan pendataan ulang penerima bantuan sosial (bansos) yang dinilai tidak tepat sasaran.

Dalam aksi tersebut, massa membawa berbagai tuntutan, di antaranya meminta pemerintah mencoret penerima bantuan yang dianggap tidak memenuhi kriteria dan memasukkan warga miskin yang belum terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Koordinator Aksi, Ridho Hamdani, mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang hingga kini belum mendapatkan haknya sebagai penerima bantuan sosial.

Menurut Ridho, berdasarkan aspirasi dan temuan masyarakat di lapangan, masih terdapat warga miskin, janda, lanjut usia (lansia), serta penyandang disabilitas yang belum menerima bantuan sosial. Sementara itu, kata dia, terdapat dugaan warga yang dinilai memiliki kondisi ekonomi lebih baik justru masih tercatat sebagai penerima bansos.

“Kami meminta pemerintah segera melakukan pendataan ulang secara menyeluruh. Bantuan sosial harus benar-benar diberikan kepada masyarakat yang berhak, bukan kepada mereka yang sebenarnya sudah mampu,” ujar Ridho dalam orasinya.

Ia juga meminta Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara meningkatkan pengawasan terhadap proses pendataan serta memastikan seluruh mekanisme verifikasi dilakukan secara transparan dan objektif.

Selain itu, Ridho menduga proses pendataan di lapangan belum berjalan maksimal. Ia meminta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), khususnya di Dusun XIII Desa Perupuk, melakukan verifikasi ulang terhadap data penerima bantuan agar sesuai dengan kondisi riil masyarakat.

Sementara itu, Koordinator Lapangan, Riri Andika, menyampaikan adanya dugaan ketidakadilan dalam proses pendataan di tingkat dusun. Menurutnya, dugaan tersebut perlu dibuktikan melalui verifikasi langsung agar masyarakat memperoleh kepastian dan keadilan.

Menanggapi tuntutan massa aksi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara, Muliadi, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Kami akan turun langsung ke lapangan, khususnya di Dusun XIII Desa Perupuk, untuk melakukan verifikasi dan pendataan ulang,” ujar Muliadi di hadapan peserta aksi.

Pernyataan tersebut disambut baik oleh massa aksi. Namun, mereka menegaskan akan terus mengawal komitmen tersebut hingga proses verifikasi selesai dilaksanakan.

Aliansi Masyarakat Peduli Sosial Kabupaten Batu Bara berharap proses pendataan ulang dilakukan secara terbuka dengan melibatkan masyarakat agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.

Massa juga menegaskan bahwa aksi yang mereka lakukan bukan untuk menghambat program bantuan pemerintah, melainkan sebagai bentuk pengawasan masyarakat agar setiap bantuan yang bersumber dari anggaran negara dapat diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.

Aksi unjuk rasa berlangsung dalam keadaan tertib dengan pengamanan dari aparat kepolisian. Setelah menyampaikan aspirasi dan memperoleh tanggapan dari Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara, massa membubarkan diri dengan tertib seraya menegaskan akan terus mengawal proses verifikasi hingga tuntas. (Wellas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *