Tokoh Pemuda Desak Pemberantasan Narkoba di Batu Bara Fokus Bongkar Jaringan Bandar Besar

BATU BARA – jelasnews.com

Tokoh Pemuda Batu Bara, Iskandar Zulkarnain, ST, MM, mengapresiasi langkah Polres Batu Bara dalam melakukan penindakan terhadap kasus narkotika. Meski demikian, ia berharap pengungkapan kasus tidak hanya berfokus pada pengguna, tetapi juga mampu menelusuri hingga ke jaringan bandar dan pemasok utama.

Hal tersebut disampaikan Iskandar saat diwawancarai medanmerdeka.com, Sabtu (31/10/2026).

Ia mengingatkan bahwa Kabupaten Batu Bara sebelumnya pernah disebut sebagai salah satu wilayah rawan narkoba atau zona merah. Pernyataan tersebut, menurutnya, pernah disampaikan Kepala BNN Kabupaten Batu Bara, AKBP Arnis S. Yanti, ketika bersilaturahmi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Batu Bara pada Rabu (11/12/2024).

Menurut Iskandar, kondisi geografis Batu Bara yang memiliki wilayah pesisir dan berbatasan langsung dengan Selat Malaka menjadi salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam menyusun strategi pemberantasan narkotika.

“Pernyataan Kepala BNN tersebut harus menjadi catatan serius bagi seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan. Pemberantasan narkoba bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian, melainkan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Iskandar juga meminta Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, untuk memberikan dukungan konkret terhadap langkah aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran narkoba. Dukungan pemerintah daerah, katanya, dapat diwujudkan melalui penguatan pengawasan lingkungan, pemberdayaan aparatur hingga koordinasi antarlembaga.

Selain itu, ia menilai pengawasan kawasan pesisir dan jalur laut yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pintu masuk narkotika dari Selat Malaka harus diperketat. Pengawasan jalur darat yang menghubungkan Batu Bara dengan sejumlah daerah lain juga perlu dilakukan secara terpadu.

“Polres Batu Bara sudah bekerja keras. Namun, kami berharap penindakan tidak berhenti pada pengguna. Jaringan pemasok dan bandar besar juga harus diungkap, termasuk memperketat pengawasan jalur tikus di kawasan Selat Malaka,” tegasnya.

Lebih lanjut, Iskandar mendorong Pemerintah Kabupaten Batu Bara, Polri, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Darat untuk memperkuat koordinasi serta sinergi dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

Ia juga meminta pengawasan dan razia terhadap tempat hiburan malam dilakukan secara rutin, terukur, dan berdasarkan indikasi yang jelas. Langkah tersebut diperlukan guna mencegah lokasi hiburan disalahgunakan sebagai tempat transaksi maupun peredaran narkoba.

Iskandar menegaskan, keberhasilan memberantas narkotika tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Peran pemerintah daerah, tokoh agama, keluarga, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku.

“Jangan sampai ancaman narkoba merusak masa depan generasi muda Batu Bara. Semua pihak harus mengambil bagian dalam upaya pencegahan dan pemberantasannya,” jelasnya Iskandar Zulkarnain mengakhiri.

(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *