Warga Gunung Rante Minta IWO Batu Bara Dampingi Pengaduan Soal Pembangunan Gedung KDMP di Lapangan Bola

Warga Gunung Rante Minta IWO Batu Bara Dampingi Pengaduan Soal Pembangunan Gedung KDMP di Lapangan Bola

Batu Bara — jelasnews.com
Sejumlah warga Desa Gunung Rante, Kecamatan Talawi, menyuarakan keberatan terhadap pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang didirikan di area lapangan sepak bola desa tersebut.

Penolakan itu disampaikan oleh kelompok masyarakat yang menamakan diri Masyarakat Gunung Rante Peduli Lapangan Bola Kaki (MGR-PLBK).

Mereka bahkan telah mengirimkan surat kepada Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batu Bara pada Senin (9/3/2026), meminta pendampingan dalam menyampaikan pengaduan kepada DPRD.

Perwakilan warga, Joan Silalahi, mengatakan masyarakat berharap organisasi wartawan tersebut dapat membantu mengawal aspirasi mereka agar dapat dibahas melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Kabupaten Batu Bara.

Menurut Joan, warga keberatan karena pembangunan gedung KDMP dinilai tidak tepat jika dilakukan di lokasi lapangan sepak bola yang selama ini digunakan masyarakat sebagai fasilitas olahraga.

Ia menjelaskan bahwa lapangan tersebut merupakan sarana sosial yang sudah lama dimanfaatkan warga untuk berbagai kegiatan olahraga dan aktivitas masyarakat.

Joan juga menegaskan bahwa lapangan sepak bola tersebut bukan merupakan aset pemerintah desa, melainkan hasil swadaya masyarakat yang dibangun oleh para orang tua warga Gunung Rante sejak lama.

Sebagai bentuk penolakan, warga telah mengumpulkan dukungan berupa tanda tangan. Hingga saat ini, kata Joan, sudah terdapat sedikitnya 101 warga yang menyatakan keberatan terhadap pembangunan gedung koperasi di lokasi tersebut.

Jumlah dukungan itu diperkirakan masih akan terus bertambah seiring banyaknya masyarakat yang menyatakan sikap serupa.

Selain mengumpulkan tanda tangan, warga juga memasang spanduk di sekitar lokasi lapangan. Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa tanah lapang itu bukan merupakan aset desa maupun milik pemerintah, melainkan milik masyarakat Desa Gunung Rante yang dibangun melalui swadaya warga pada masa lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Senin (9/3/2026), sebelumnya juga sempat muncul rencana untuk menyewakan lapangan sepak bola tersebut sebagai lokasi pembibitan kelapa sawit. Namun rencana tersebut mendapat penolakan dari masyarakat setempat.

Warga berharap pemerintah desa dapat mempertimbangkan kembali rencana pembangunan gedung KDMP di atas lapangan tersebut dan tetap mempertahankan fungsinya sebagai fasilitas olahraga bagi masyarakat.
(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *