Polres Batu Bara Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan 10 Ton Beras SPHP untuk Masyarakat

Polres Batu Bara Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan 10 Ton Beras SPHP untuk Masyarakat

Batu Bara – jelasnews.com
Dalam rangka mendukung program pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, Kepolisian Resor Batu Bara menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah dengan menyediakan beras program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), Jumat (13/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Mako Polres Batu Bara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Batu Bara Doly Nelson H. H. Nainggolan, didampingi Wakapolres Supendi bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polres Batu Bara. Acara ini juga dihadiri unsur Forkopimda serta sejumlah pejabat daerah.

Sebelum pelaksanaan penjualan beras kepada masyarakat, Kapolres Batu Bara bersama Forkopimda terlebih dahulu mengikuti kegiatan video conference dari Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia terkait Gerakan Pangan Murah Polri yang bekerja sama dengan Perum Bulog. Vidcon tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolri Dedi Prasetyo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pemerintah Kabupaten Batu Bara, yakni Asisten I Rusian Heri, perwakilan Kodim 0208/Asahan melalui Danramil 01/MD Parwono, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Susilistiati Ritonga, perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Antoni Ritonga, serta perwakilan Bulog Asahan Rimpun Agusman Sitinjak. Hadir pula Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara Mulyadi.

Setelah rangkaian video conference selesai sekitar pukul 10.30 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan penjualan beras SPHP kepada masyarakat di depan Mako Polres Batu Bara.

Dalam program Gerakan Pangan Murah ini, Polres Batu Bara bekerja sama dengan Bulog Cabang Asahan menyediakan sebanyak 10 ton beras SPHP. Beras tersebut dijual kepada masyarakat dengan harga Rp58.000 per kemasan ukuran 5 kilogram.

Kapolres Batu Bara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus membantu menjaga kestabilan harga beras di pasaran.
(wellas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *