PUJAKETARUB Kini Hadir di 16 Provinsi di Sumatra dan Jawa
SUMUT – jelasnews.com
Paguyuban Jawa Keturunan Nusantara Bersatu (PUJAKETARUB) terus menunjukkan perkembangan yang pesat dengan terbentuknya kepengurusan di 16 provinsi yang tersebar di Pulau Sumatra dan Pulau Jawa, Senin (6/4/2026).
Perkembangan organisasi ini mendapat perhatian dan apresiasi dari para simpatisan maupun anggota, mengingat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PUJAKETARUB dinilai aktif dalam mengukuhkan serta melantik kepengurusan wilayah dan daerah di berbagai provinsi.
Adapun provinsi yang telah tercatat memiliki kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PUJAKETARUB di Pulau Sumatra dan Jawa antara lain: Pulau Sumatra, Aceh – Banda Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat – Padang, Riau –Pekanbaru, Kepulauan Riau –Tanjung Pinang
Jambi
Sumatra Selatan – Palembang
Kepulauan Bangka Belitung – Pangkal Pinang
Bengkulu, Lampung – Bandar Lampung, Pulau Jawa, DKI Jakarta
Banten – Serang, Jawa Barat – Bandung, DI Yogyakarta, Jawa Tengah – Semarang, Jawa Timur – Surabaya,
Ketua Umum PUJAKETARUB, Hermawan, SH., MH., mengatakan bahwa kehadiran organisasi tersebut di 16 provinsi menjadi bukti bahwa semangat kebinekaan dan persatuan antar suku bangsa di Indonesia terus tumbuh dan mendapat kepercayaan dari masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Pembina Utama PUJAKETARUB, H. Ganjar Pranowo, guna memohon doa restu dan arahan dalam upaya memperluas serta mengembangkan organisasi tersebut di seluruh Nusantara.
Menurut Hermawan, kunjungan tersebut merupakan yang kelima kalinya ia lakukan sebagai bentuk penghormatan dan bakti kepada pembina utama organisasi.
“Kami akan terus mengembangkan PUJAKETARUB hingga ke seluruh Nusantara, sebagaimana nama organisasi ini yang membawa semangat kebangsaan.
Karena itu, saya datang kembali untuk memohon restu dan arahan dari Bapak Ganjar Pranowo,” ujar Hermawan.
Ia menegaskan, PUJAKETARUB hadir bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai simbol persatuan lintas suku dan budaya, khususnya dari keluarga besar keturunan Jawa yang hidup berdampingan dan berbaur dengan berbagai suku lain di Indonesia.
Sementara itu, Pembina Utama PUJAKETARUB, H. Ganjar Pranowo, dalam arahannya berharap agar seluruh pengurus yang tersebar di berbagai daerah dapat terus menjaga dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.
Ganjar menilai, semangat paguyuban harus menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan di tengah keberagaman suku, budaya, dan latar belakang masyarakat Indonesia.
“Paguyuban harus menjadi wadah pemersatu bangsa. Tetap guyub, tetap solid, dan terus memperluas kebersamaan antar sesama anak bangsa,” pesan Ganjar.
Dengan terus berkembangnya kepengurusan di berbagai wilayah, PUJAKETARUB diharapkan mampu menjadi salah satu organisasi sosial kemasyarakatan yang memperkuat nilai-nilai persaudaraan, persatuan, dan kebhinekaan di Indonesia.
(boim)







