SMSI Batu Bara Serahkan Bantuan Jagung Hasil Panen Lapas Labuhan Ruku kepada Pesantren Al Itqon

SMSI Batu Bara Serahkan Bantuan Jagung Hasil Panen Lapas Labuhan Ruku kepada Pesantren Al Itqon

BATU BARA – jelasnews.com
Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Batu Bara menyalurkan bantuan berupa jagung pipil hasil panen dari Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku kepada Pondok Pesantren Al Itqon, Selasa (23/6/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai dukungan terhadap pengembangan program kemandirian pangan yang dijalankan di lingkungan pesantren.
Jagung yang diserahkan merupakan hasil panen dari lahan pertanian produktif yang dikelola Lapas Labuhan Ruku di wilayah Kecamatan Air Joman.

Kegiatan pertanian tersebut menjadi salah satu bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pengembangan keterampilan di bidang pertanian.

Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, melalui Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Pantas Simanjuntak, mengatakan bahwa sektor pertanian terus dikembangkan sebagai sarana pembelajaran bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.

Menurutnya, hasil panen yang diperoleh tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga dapat memberikan manfaat sosial melalui penyaluran kepada berbagai pihak yang membutuhkan, termasuk lembaga pendidikan keagamaan.

Ketua Harian SMSI Batu Bara, Gusti Sinaga, menyambut baik langkah Lapas Labuhan Ruku yang turut berkontribusi dalam mendukung kegiatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui pesantren.

Ia menilai kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dan pondok pesantren dapat menjadi contoh sinergi yang positif dalam mendorong semangat kemandirian, khususnya bagi generasi muda.

Di sisi lain, Pimpinan Pondok Pesantren Al Itqon, Ustadz Milhan Sayuti, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterima. Ia menjelaskan bahwa jagung pipil tersebut akan dimanfaatkan sebagai pakan ternak dalam program peternakan yang dikelola pesantren.

Program tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari upaya membekali para santri dengan kemampuan praktis di bidang peternakan dan ketahanan pangan, selain pendidikan agama yang mereka jalani sehari-hari.

Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Labuhan Ruku dalam menjalankan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan.
(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *