Warga Minta Kinerja Polsek Bandar Huluan di Evaluasi

Warga Minta Kinerja Polsek Bandar Huluan di Evaluasi

SIMALUNGUN – jelasnews.com
Warga Dusun Huta 9, Desa Bandar Tinggi, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, meminta adanya evaluasi terhadap kinerja Polsek Bandar Huluan terkait penanganan kasus pencurian yang dinilai berjalan lamban.

Masyarakat mengaku resah karena sejumlah aksi kriminal disebut masih sering terjadi dan para pelaku belum berhasil diamankan.

Salah satu kasus yang menjadi perhatian warga adalah dugaan pencurian di rumah milik Sulistio. Dalam kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian hampir Rp 9 juta akibat sejumlah barang berharganya hilang.

Peristiwa itu bermula ketika Sulistio melihat dua pria mencurigakan berada di sekitar rumahnya pada 11 Mei 2026. Saat ditegur, salah seorang pria yang diketahui bernama Kema mengaku tengah mengambil buah sawit milik PT Mois.

Namun, ketika korban menanyakan barang-barang miliknya yang hilang, jawaban yang diberikan terduga pelaku dianggap tidak jelas.

Barang-barang yang dilaporkan hilang antara lain lima karung pupuk, satu unit aki kendaraan, satu alat pengolah air, dan empat ekor burung murai batu.

Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkan kasus itu ke Polsek Bandar Huluan.
Laporan polisi telah terdaftar dengan nomor LP/B/151/IV/2026/SPKT/Polsek Bandar Huluan/Polres Simalungun/Polda Sumatera Utara.

Korban menyebutkan bahwa pihak kepolisian juga telah meminta keterangan saksi serta membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Kapolsek Bandar Huluan, Patar Banjar Nahor, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam proses penanganan.

Meski demikian, sejumlah warga menilai perkembangan kasus berjalan lambat, padahal identitas terduga pelaku disebut sudah diketahui.

Tokoh masyarakat setempat, Yusri Bajang, berharap jajaran kepolisian, mulai dari Polda Sumatera Utara hingga Mabes Polri, dapat memberikan perhatian terhadap penanganan perkara tersebut.

“Kami berharap aparat penegak hukum bekerja cepat dan profesional agar masyarakat merasa aman dan mendapatkan kepastian hukum,” ujarnya.

Warga berharap kasus pencurian itu segera terungkap, pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dan barang-barang milik korban dapat kembali ditemukan. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *