MEDAN – jelasnews.com
Pemerintah Kabupaten Batu Bara terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur penerangan jalan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lanjutan proyek Alat Penerangan Jalan (APJ) bersama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) di Hotel Adi Mulia, Medan, Jumat (24/7/2026).
Rapat dipimpin langsung Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., dengan didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Plt. Kepala Bappelitbangda.
Dari PT PII, hadir Direktur Keuangan Donny Hamdani, Pimpinan Divisi Inisiasi Bisnis Hermawan, Project Leader Ginda A. Lubis, dan Project Manager Subhan Maulana.
Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan sejumlah langkah strategis guna mempercepat tahapan pelaksanaan proyek APJ melalui skema KPBU. Pemerintah daerah berharap pembangunan tersebut dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
PT PII dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara yang dinilai serius dalam mendorong percepatan proyek strategis tersebut.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan PT PII diharapkan menjadi fondasi penting bagi terwujudnya pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Bupati Baharuddin Siagian menegaskan bahwa penyediaan penerangan jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Menurutnya, keberadaan APJ yang memadai sangat penting untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat, sekaligus menunjang kelancaran mobilitas serta aktivitas ekonomi.
Melalui skema KPBU, Pemkab Batu Bara menargetkan pemasangan sekitar 6.000 titik APJ yang akan dibangun secara bertahap di sejumlah wilayah kecamatan.
Pemasangan penerangan akan diarahkan terutama ke ruas jalan yang masih minim pencahayaan, lokasi yang dinilai rawan gangguan keamanan, pusat-pusat aktivitas masyarakat, hingga kawasan wisata.
Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, keberadaan penerangan yang memadai diharapkan dapat membantu mengurangi potensi kriminalitas dan menciptakan lingkungan yang lebih aman pada malam hari.
Bupati juga berharap seluruh proses perencanaan dan tahapan KPBU dapat berjalan sesuai target sehingga proyek tersebut segera memasuki tahap realisasi.
“Penerangan jalan bukan hanya menyangkut fasilitas infrastruktur, tetapi juga berkaitan dengan keamanan, kenyamanan, mobilitas masyarakat dan penguatan aktivitas ekonomi,” demikian semangat program yang didorong Pemkab Batu Bara.
Dengan terealisasinya ribuan titik penerangan tersebut, Pemkab Batu Bara optimistis kualitas infrastruktur daerah akan semakin baik, sekaligus mendukung pengembangan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Batu Bara.
(Kominfo Batu Bara)







