BATU BARA – jelasnews.com
Seorang perempuan bernama Jamilah (51) , warga Dusun II, Desa Perupuk, Kecamatan Limapuluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, dalam kondisi meninggal dunia dalam posisi tubuhnya tergantung di gudang belakang dapur rumahnya.
Peristiwa tersebut diketahui setelah anak korban, Nur Shakina, yang saat itu tidur bersama ibunya di dalam kamar, terbangun sekitar pukul 22.30 WIB. Saat terbangun, ia tidak lagi mendapati ibunya berada di kamar.
Nur Shakina kemudian mencari ayahnya dan menanyakan keberadaan sang ibu. Karena tidak mengetahui keberadaan Jamilah, ayah korban bersama anaknya berusaha mencari korban di sekitar rumah.
Pencarian akhirnya mengarah ke gudang yang berada di belakang dapur. Di lokasi tersebut, keluarga menemukan Jamilah dalam kondisi tergantung menggunakan selendang warna hitam.
Dalam laporan kepolisian, sebelum korban ditemukan, Nur Shakina mengaku sempat merasakan dirinya dicium oleh ibunya. Peristiwa tersebut terjadi sebelum Jamilah ditemukan di gudang belakang dapur.
Sekitar pukul 05.00 WIB, Selasa pagi, keluarga kemudian meminta bantuan dua warga sekitar, Mhd Tarmizi (33) dan Elda (35). Keduanya datang ke lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban, termasuk mengecek denyut nadi serta pernapasan.
Dari pemeriksaan tersebut, Jamilah diketahui telah meninggal dunia.
Petugas Polsek Limapuluh yang menerima informasi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi mengamankan lokasi serta sejumlah barang yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
Jenazah korban selanjutnya dibawa untuk menjalani pemeriksaan medis. Polisi juga mengamankan selendang yang ditemukan di lokasi serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti rangkaian peristiwa dan kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Sejumlah pihak yang mengetahui kondisi korban juga masih dimintai keterangan, termasuk suami korban.
Kepala Desa Perupuk, Anto Sarkowi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang diketahuinya, hubungan keluarga korban selama ini berjalan baik.
“Selama ini hubungan keluarga korban dalam kondisi baik dan langgeng. Untuk motifnya, kami belum mengetahui. Saat ini sejumlah saksi diperiksa kepolisian, termasuk suami korban,” ujar Anto.
(wellas)







