KSJ Salurkan Bantuan untuk Mualaf di Medan, Ringankan Beban Keluarga Kurang Mampu
Medan – jelasnews.com
Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan dengan menyalurkan bantuan kepada sejumlah keluarga mualaf di Kota Medan, Jumat (19/06/2026).
Keberagaman suku, etnis, dan agama di Kota Medan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang harmonis. Namun, di balik itu, tidak sedikit pasangan yang menjalani pernikahan lintas agama dan memilih memeluk Islam.
Kondisi tersebut kerap membawa tantangan tersendiri, terutama terkait dukungan keluarga dan persoalan ekonomi.
Melihat kondisi tersebut, KSJ yang dibina oleh H. Ikhwan Lubis, SH., MH., melalui koordinasi Boim bersama relawan dan jurnalis di Medan, turun langsung ke lapangan untuk membantu para mualaf yang membutuhkan.
Sebanyak sembilan kepala keluarga di wilayah Medan Timur dan Medan Deli menerima bantuan yang disalurkan secara door to door sejak pagi hingga menjelang siang.
Koordinator kegiatan, Suhermanto atau yang akrab disapa Totok, mengatakan bahwa tim menemukan banyak keluarga mualaf yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Menurutnya, minimnya dukungan dari keluarga besar setelah berpindah keyakinan menjadi salah satu faktor yang membuat kehidupan mereka semakin berat.
“Kami ingin hadir di tengah kesulitan mereka. Bantuan yang diberikan mungkin tidak sepenuhnya menyelesaikan persoalan, namun setidaknya dapat meringankan beban dan menunjukkan bahwa masih ada yang peduli terhadap kondisi mereka,” ujarnya.
Salah satu penerima bantuan, Akiong, seorang mualaf keturunan Tionghoa, mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan KSJ.
Ia menuturkan bahwa kondisi ekonomi keluarganya saat ini sedang sulit sehingga untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari pun menjadi tantangan.
“Saya sempat bingung mencari uang untuk membeli beras. Bahkan harus meminjam uang kepada keluarga untuk memenuhi kebutuhan makan.
Kehadiran KSJ dengan membawa bantuan beras menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami sekeluarga,” ungkapnya haru.
Sementara itu, Pendiri dan Pembina KSJ, H. Ikhwan Lubis, SH., MH., menegaskan bahwa KSJ harus terus menjadi wadah kepedulian bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Menurutnya, keberadaan KSJ tidak hanya sebagai organisasi sosial, tetapi juga sebagai sarana untuk melihat dan membantu kesulitan yang dialami kaum dhuafa, anak yatim, serta masyarakat kurang mampu.
“KSJ harus tetap amanah dan konsisten membantu mereka yang membutuhkan. Meski dalam berbagai keterbatasan, semangat berbagi tidak boleh berhenti.
Kepedulian terhadap sesama harus terus dijaga demi meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” tegasnya.
Melalui kegiatan rutin tersebut, KSJ berharap dapat terus menebarkan manfaat dan menghadirkan semangat kebersamaan bagi masyarakat, khususnya para mualaf yang tengah berjuang membangun kehidupan yang lebih baik.
(bim)







