GM Pujakesuma Batu Bara Dorong IWO dan Zuriat Terus Kawal Pansus Plasma Perkebunan

BATU BARA – jelasnews.com
Generasi Muda Putra Jawa Kelahiran Sumatera (GM Pujakesuma) Kabupaten Batu Bara memberikan apresiasi atas terbentuknya Panitia Khusus (Pansus) Plasma Perkebunan di DPRD Kabupaten Batu Bara.

Pembentukan pansus tersebut dinilai tidak lepas dari peran aktif PD IWO Batu Bara bersama Zuriat Kedatukan Lima Puluh sebagai pihak yang menginisiasi perjuangan terkait plasma perkebunan.

Ketua GM Pujakesuma Batu Bara, Ahmad Dwi Sakti Hidaya, SE, pada Rabu (29/7/2026), berharap kedua organisasi tersebut tetap konsisten mengawal proses kerja Pansus hingga menghasilkan keputusan yang berpihak kepada masyarakat.

Menurutnya, karena IWO dan Zuriat Kedatukan Lima Puluh menjadi penggerak awal terbentuknya Pansus Plasma, maka komitmen untuk terus mengawasi jalannya pembahasan harus tetap dijaga agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan sebagai landasan utama dalam pembahasan. Menurut Dwi, apabila terdapat perbedaan penafsiran terhadap regulasi, maka aturan yang memiliki kedudukan lebih tinggi harus menjadi acuan.

Dwi berpandangan bahwa kewajiban penyediaan plasma perkebunan sebesar 20 persen dari total luas Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan dalam bentuk lahan merupakan amanat yang harus dilaksanakan dan tidak semestinya ditafsirkan berbeda.

Lebih lanjut, ia meyakini penerapan plasma perkebunan secara optimal akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar kawasan perkebunan.

Sementara itu, Pansus Plasma Perkebunan DPRD Kabupaten Batu Bara yang dipimpin Ismar Khomri saat ini tengah melakukan konsultasi ke Jakarta.

Agenda tersebut meliputi pertemuan dengan Kementerian ATR/BPN, Kementerian Pertanian, DPR RI, serta DPD RI guna memperoleh masukan terkait implementasi kebijakan plasma perkebunan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pansus turut didampingi Kamruddin Simangunsong sebagai perwakilan PD IWO Batu Bara dan Zamal Setiawan dari Zuriat Kedatukan Lima Puluh.

Mereka diharapkan dapat memberikan masukan dan memperkuat upaya memperjuangkan hak-hak masyarakat terkait program plasma perkebunan.

(wellas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *